Komputerisasi Rekam Medik

Posted: Mei 12, 2009 by Admin Blog in Anak Simkes Angkatan 2008
Tag:

Penerapan sistem komputerisasi untuk prosedur rekam medis bertujuan untuk mengembangkan pelayanan informasi medis pasien yang otomatis sehingga meningkatkan manfaat penggunaan informasi untuk pelayanan pasien, statistik, penelitian dan pendidikan. Namun perlu diingat bahwa efektifitas dan efisiensi Unit Rekam Medis dengan sistem komputerisasi bisa dicapai hanya bila prosedur dasar yang manual sudah benar-benar siap serta berjalan dengan baik. Meskipun komputerisasi akan sangat membantu dalam pengelolaan pelayanan rekam medis, tetapi adanya pelayanan rekam medis secara manual yang simpel, efektif dan efisien tetap merupakan syarat wajib sebelum dilakukannya komputerisasi. Komputerisasi tidak untuk menyelesaikan semua masalah jika sistem manual-nya belum dibuat dan belum dilaksanakan secara baik.

Pengembangan dan penerapan sistem yang bagaimanapun membutuhkan perencanaan matang dan kerjasama yang baik diantara pihak-pihak yang terlibat. Misalnya untuk komputerisasi rekam medis ini yang terlibat adalah pihak unit rekam medis, pihak manajemen rumah sakit, staf medis, staf non medis serta orang-orang yang bergerak di bidang teknologi informasi.

Sebagaimana pengalaman beberapa rumah sakit yang telah menerapkan sistem komputerisasi, ada 5 tingkat otomasi dalam transisi ke sistem rekam kesehatan elektronik. Setiap tingkat dibangun setelah yang lain.

Tingkat pertama adalah rekam medis otomatis, yang tergantung pada masukan dari dokumen berbasis kertas dan berisi sistem administrasi dan sistem penunjang klinik seperti hasil laboratorium.

Yang kedua adalah komputerisasi catatan pasien (computerized patient record) yang dibuat dengan mengubah dokumen berupa kertas melalui sistem citra (imaging) dokumen. Pada tingkat ini struktur dasar sistem yang berbasis kertas telah berganti menjadi berbasis komputer.

Tingkat selanjutnya mengarah dari elektronik rekam medis ke elektronik catatan pasien (electronic patient record) dan tingkat terakhir adalah elektronik rekam kesehatan. Elektronik rekam kesehatan merupakan tujuan utama dalam pengembangan sistem informasi kesehatan yang di berbagai negara hingga saat ini masih belum sepenuhnya tercapai. Kebanyakan negara baru mencapai di dua tingkat pertama dan mereka masih terus berupaya merangkak ke tingkat berikutnya.

Bagi rumah sakit yang melangkah pada tingkat pertama yaitu sistem rekam medis otomatis, maka Indek Utama Pasien (IUP) harus merupakan prosedur pertama yang dikomputerisasikan. Jika komputerisasi IUP berjalan dengan baik, maka prosedur admisi atau pasien-keluar selanjutnya serta sistem indek penyakit dan operasi dapat dijalankan.

Hal penting yang harus diperhatikan untuk melangkah menuju komputerisasi data rekam medis pasien adalah:

  • Dukungan hardware dan software telah benar-benar siap
  • Semua operator komputer telah terlatih, baik dalam penggunaan komputer maupun dalam akses penggunaannya itu sendiri. Misalnya komputer tidak diletakkan di ruang manajer yang sering dikunci karena si manajer sering pergi, sehingga bila staf operator akan menggunakan komputer, harus menunggu sang manajer tiba.
  • Tersedia infrastruktur dan furnitur yang sesuai (sumber listrik, kabel, meja-kursi komputer). Terkadang antar unit masih terjadi pinjam-meminjam peralatan atau meja-kursi yang berakibat menghambat kerja di unit yang bersangkutan. Hal ini tidak boleh terjadi.
  • Prosedur pengamanan harus diatur dan ditetapkan untuk menghindari penyalahgunaan penggunaan komputer, misalnya untuk main games atau fungsi non rekam medis lainnya. Disamping itu juga untuk melindungi komputer dari virus.
  • Petugas atau pihak yang berwenang diberi kata sandi (password) yang diganti secara periodik untuk mencegah penggunaan komputer oleh orang yang tidak berwenang.

Prosedur rekam medis yang biasa dikomputerisasikan adalah sebagai berikut:

  • Indek utama pasien
  • Admisi, rujukan dan sistem discharge/death (pasien-pulang atau meninggal)
  • Indek penyakit dan operasi

Tambahan untuk aplikasi ini, prosedur berikut bisa dijalankan saat sistem di atas sudah berjalan:

  • Sistem pelacakan lokasi rekam medis
  • Sistem kelengkapan rekam medis
  • Sistem pembuatan discharge summary (ringkasan keluar-masuk)
  • Sistem penjadwalan perjanjian pasien rawat jalan

Spesifikasi akhir sistem komputerisasi ini harus dibicarakan dengan matang guna pemanfaatan dan pencapaian tujuan diterapkannya sistem, dalam hal ini pihak manajemen rumah sakit dengan para programer, sistem analis, staf administrator rumah sakit dan staf rekam medis.

by r@wi-simkes08

sumber: Medical Records Manual (WHO)

About these ads
Komentar
  1. Añdï Hêrmåñ mengatakan:

    Bagus Mba’ Rawi…
    Ditunggu Posting dari rekan-rekan Non Reg Lainnya….
    Khususnya mengenai Pencatatan dan Pelaporan di Rumah Sakit..
    Biar Informasinya berimbang antara Rumah sakit dan Dinas Kesehatan….
    Oh… Iya hampir Lupa,,,,
    Yang dari dunia Pendidikan juga, tolong donk Bahas mengenai e-learning…
    Biar nambah pegetahuan buat yang lain…

    Trim’s…

  2. ilowirawan mengatakan:

    Numpang lewat lagi nee…. kebetulan thesisku sedang dalam tarap penyelesaian di SIMKES UGM 2007 tentang e-learning yaitu di http://poltekkes-mataram.net84.net Sementara saya sendiri dulu yang mengelola e-learning tersebut di Poltekkes Mataram. Mahasiswa sudah bisa download materi dan dosen juga bisa upload maupun dowload materi. Tentu saja dengan pasword tertentu (yang sudah saya buat). Silakan mampir sejenak kalo nggak sibuk dan repot…. (warung kaleee…)

  3. Añdï Hêrmåñ mengatakan:

    oOo… Terima Kasih sekali Pak Ilo…
    Info bapak sangat membantu teman-teman??
    Webnya bagus Pak…
    Mungkin teman-teman SIMKES 2008 dari Dunia Pendidikan bisa belajar dari Web ini…..
    Yang dari Dunia Lain Juga Boleh…
    Asal ijin dulu sama Pak Ilo ^-^

  4. anis mengatakan:

    wah guruna rekam medis udah mulai turun nih…

  5. Budi mengatakan:

    Tmn2 klo butuh software rekam meds yg gratisan ada disini ni

    http://www.ziddu.com/download/5204671/Syifa10FinallSetup.rar.html

    beneran gratis, bukan trial

  6. medicalrecord mengatakan:

    “Tingkat pertama adalah rekam medis otomatis, yang tergantung pada masukan dari dokumen berbasis kertas dan berisi sistem administrasi dan sistem penunjang klinik seperti hasil laboratorium.

    Yang kedua adalah komputerisasi catatan pasien (computerized patient record) yang dibuat dengan mengubah dokumen berupa kertas melalui sistem citra (imaging) dokumen. Pada tingkat ini struktur dasar sistem yang berbasis kertas telah berganti menjadi berbasis komputer.

    Tingkat selanjutnya mengarah dari elektronik rekam medis ke elektronik catatan pasien (electronic patient record) dan tingkat terakhir adalah elektronik rekam kesehatan.”

    Mbingungi keterangan diatas itu mbak.

  7. medicalrecord mengatakan:

    kalo mau hosting ke http://www.indologichost.com aja ya… murahkok harga mulai 100rb. dijamin koneksi dan akses cepat.

  8. Noor Hidayati mengatakan:

    Baca artikel ini, saya yang mahasiswa S1 SIK-RM jadi merasa g ada apa – apanya. Tapi itulah guna informasi.

    Memang semuanya harus bertahap. Jika tiba-tiba diubah menjadi EMR memang akan sangat rumit. Selain dari segi ketersediaan alat dan sistem, manusia yang membangun sistem itu juga masih dipertanyakan. Memang sudah banyak ahlinya, tapi kita tidak hanya bicara dalam satu bagian saja. Karena yang namanya sisrtem, pastilah terkait dengan bagian yang lainnya agar menjadi suatu sistem.

    Semoga kita dapat melalui tahap demi tahap dengan baik.

  9. mas ummu mengatakan:

    Mau simkes mudah…dapat dijual lagi full fersion…liat aja..
    di..http://www.sistemhebat.net/?id=MASUMMUHANIK….

  10. bagago utoh mengatakan:

    makasih nih atas semua infonya, skg kami lagi bingung untuk membuat sistem pelayanan rawat jalan ,., ada ngak yg bisa bantu,.,.???

  11. Ale Angella mengatakan:

    temen2 RM…
    saya lulusan DIII RM dari APIKES Bandung..Saya baru lulus tahun 2009.dan saya belum mendapatkan pekerjaan. Mohon saya minta informasinya jika temen2 semua tahu info lowongan kerja RM untuk saya. Trima Kasih

  12. martina ratna mengatakan:

    numpang tanya, saya lulusan rekam medis dari ama yogya tahun 2006.saya sekarang sudah bekerja di unit rekam medik rumah sakit.saya kadang bingung jika memerlukan informasi tentang rekam medis, klo boleh tau kemana saya bisa bertanya atau berkonsultasi? dan rencana saya ingin meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, ada saran atau usul kemana arah selanjutnya atau kampus mana yang sekiranya ada jurusan s1 rekam medis.trima kasih

  13. antonwj mengatakan:

    Teman-Teman RM,,,,,Bntu saya ntuk informasi kelanjutan pendidikan Qita dunk,,,,
    Saya tamatan DIII RM Apikes Dharma Landbouw Padang tahun 2008,,,tap smpai saat ni saya msh blom dpat cukup informasi mengenai kelanjutan pendidikan kita ntuk S1.Mohon bantuannya ych,,,

  14. […] Saya ambil dari klik di sini […]

  15. Dian Budi Santoso mengatakan:

    memang manualnya harus baik dulu (kebijakan, protap, jobdes, dll) baru mulai beranjak ke komputerisasi..
    Terkait dengan RME memang harus ada standarisasi dan payung hukum dari pemerintah, jd tidak terkesan tiap fasilitas pelayanan kesehatan membuat standarnya sendiri dan sesukanya sendiri..
    Kalau sudah ada standarisasi dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia mulai menerapkan.. nah baru sedikit demi sedikit “khayalan” tentang RKE bisa diwujudkan..

    http://dianbudisantoso.net/2010/07/09/rekam-medis/

    http://dianbudisantoso.net/2010/07/11/electronic-health-records-vs-electronic-health-records/

  16. asphia mengatakan:

    salam kenal mas…..
    saya anak semester 5 jurusan rekam medik dan informasi kesehatan,
    saya lagi bingung nih mas mau mangambil masalah apa buat T.A saya,,,,
    kira kira mas sigit ada saran ga?

    rencananya saya mau ngambil masalah komputerisasi karna masih kebanyakan RS yang ada di tempat saya masih menggunakan manual utk pendaftaran pasien rajan dan ranapnya. apalagi kalau RSx sdh akreditas A.

    kira2 judul yang cocok apa ya mas?
    mohon bantuannya……

  17. dewi mengatakan:

    kalo ada sesuatu yang baru tentang rekam medis kabar22 nggih……

  18. Hendri Adianto mengatakan:

    teng u kak..
    sangat membantu :)

  19. aji mengatakan:

    matur nuwun informasinya..

  20. melati mengatakan:

    salam kenal dari saya

    saya anak RM saya bngung nihh mau ambil jdul apa
    bsa bantu sya gak buat cri judul saya udah ambil topik MUK

  21. eastoncorbinfans.com mengatakan:

    Since the admin of this website is working, no doubt very shortly it will be renowned, due to its quality contents.

  22. Must A We mengatakan:

    Tulis materi yg laern mb rawi

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s