FAKTOR NON TEKNIS MEMBANGUN SIK

Posted: Februari 16, 2009 by Admin Blog in Anak Simkes Angkatan 2008

Dari seminar “Sosioteknis dalam Penerapan Komputerisasi Puskesmas dan Dinas Kesehatan” tanggal 14 Februari 2009 yang diselenggarakan oleh Minat SIMKES Prodi S2 IKM FK UGM dapat diambil intinya sebagaimana berikut:

Bahwa dalam upaya mengembangkan sistem informasi kesehatan (SIK) di tingkat daerah, dalam hal ini menerapkan suatu SIK baik di puskesmas maupun di Dinas Kesehatan, sangat penting untuk dipertimbangkan berbagai hal yaitu aspek teknis dan sosioteknis. Aspek teknis adalah upaya memilih model teknologi dan penyediaan infrastruktur yang didasarkan atas kebutuhan informasi serta kemudahan menjalankan berbagai aplikasi kerja organisasi agar lebih efektif dan efisien.

Banyak faktor yang mempengaruhi dalam menentukan pemilihan tersebut, antara lain faktor biaya, keadaan eksternal & internal organisasi serta faktor politis. Dalam hal ini faktor politis justru lebih kental berpengaruh terhadap keputusan memilih mana yang akan diterapkan dan lebih sulit ditentukan mengingat berbagai macam kepentingan yang turut ambil bagian dalam pembangunan SIK ini. Penentuan besarnya dana tergantung seberapa besar keberhasilan negosiasi terhadap penentu anggaran; penunjukan konsultan yang tidak berdasarkan kemampuannya; cara lelang yang tidak seharusnya; bahkan kepentingan parpol juga ikut menentukan lolos tidaknya suatu keputusan.

Tidak selesai sampai di situ, faktor non teknis ini juga terus berpengaruh sampai saat pelaksanaan pengembangan SIK. Komitmen yang belum benar-benar dilaksanakan sehingga dukungan baik internal maupun eksternal tidak optimal, belum lagi resistensi segolongan orang ”samin” yang masabodoh atas segala perubahan yang terjadi, dan ini pada akhirnya menyebabkan tidak ada waktu, tidak ada tenaga, tidak ada cara/aturan dan juga tidak ada dana.

Pertanyaannya, lalu bagaimana kita menyikapi hal ini? Mundul karena takut gagal, atau maju terus pantang mundur walaupun disebut sebagai ”orang gila”?

Secara teoritis hal ini dapat diselesaikan dengan mengkompromikan sejak awal berbagai kepentingan stakeholder SIK yang akan dibangun. Kompromi ini akan dijabarkan dengan jelas dan menjadi pedoman yang secara tertulis ada dalam Legal Framework atau kontrak bersama yang disepakati semua pihak yang terlibat. Namun secara praktis, kiranya kitapun harus punya kemampuan khusus dalam hal berbagai hal seperti : good leadership, human relation, komunikasi dan diplomasi.

Semoga intisari seminar di atas menjadi inspirasi positif buat mereka yang mau maju terus pantang mundur!

by rawi (nonreg)

Komentar
  1. basilius mengatakan:

    Benar Mbak, good leadership, human relation, komunikasi dan diplomasi ataupun advokasi merupakan “kekuatan internal” yang harus dimiliki oleh jajaran kesehatan untuk dapat menerapkan program-program inovatif dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan. Kita memiliki banyak pakar dalam bidang-bidang itu, namun seperti yang disampaikan dalam seminar tersebut bahwa untuk membangun sistem informasi aspek dasar yang harus diperhatikan adalah dukungan politis. Dalam era desentralisasi ini memang muncul banyak “kepala suku” didaerah yang hanya mementingkan eksistensi sebagai pemimpin, golongannya, kekuasan dan lain sebagainya. Dan dibalik itu semua kita sering melihat bahwa program kesehatan sering menjadi komoditas politik ( seperti slogan-slogan : kesehatan gratis dan lain sebagainya). Saya pikir bahwa mungkin harus ada politisasi kesehatan. Progran kesehatan di kemas dalam suatu program politik untuk menekan politisi. Yah …. kita belajar dari Diknas, bagaimana mereka meng-gol-kan anggaran 20%.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s